fbpx

Biaya Over Kredit Rumah

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

Membeli rumah melalui produk KPR bisa menjadi andalan anda ketika sedang mencari hunian. Kebanyakan kredit rumah yang baru ditawarkan dengan harga yang lumayan tinggi. Jika anda hendak mencari kredit rumah yang lebih terjangkau, solusinya dengan mengambil over kredit. Sebelum meng-over kredit, anda perlu mengetahui skema dan biaya over kredit rumah.

Pengajuan over kredit rumah bisa dilakukan melalui bank ataupun melalui notaris. Jika anda ingin transaksi yang lebih aman, anda bisa memilih over kredit rumah melalui bank. Lalu jikan ingin cepat prosesnya bisa melalui notaris.

Untuk langkah-langkah pengajuannya dan biaya yang perlu dikeluarkan, simak pembahasan skema dan biaya over kredit rumah berikut ini.

Proses Over Kredit Rumah

Untuk mengajukan kredit rumah melalui perbankan, anda perlu menyiapkan berbagai dokumen yang telah dipersyaratkan. Ikuti skema pengajuan over kredit rumah melalui bank berikut.

  1. Pemohon ketika sampai di bank diharap menuju bagian CS atau yang menangani masalah pengajuan kredit. Beritahukan keperluan anda bahwa anda hendak melakukan alih kredit rumah.
  2. Anda bisa menginformasikan diri anda sebagai debitur baru sebagai pengganti debitur lama.
  3. Serahkan seluruh dokumen yang dipersyaratkan oleh bank.
  4. Apabila permohonan berhasil disetujui, maka bank akan membuatkan surat perjanjian over kredit yang ditandatangani pihak-pihak yang bersangkutan.
  5. Sertifikat dari rumah yang anda beli masih menjadi jaminan bank, akan tetapi atas nama dan kepemilikan sudah dibalik nama menjadi milik anda.


Pengajuan over kredit rumah melalui notaris sedikit berbeda skemanya. Dimana anda hanya perlu mendatangi notaris yang akan mengurus segala pengalihan kredit rumah. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Debitur lama bersama debitur baru mendatangi kantor notaris.
  2. Kesepakatan yang dijalin kedua belah pihak akan disetujui notaris. Kemudian notaries akan membuatkan surat atau akta jual beli over kredit tanah dan bangunan. Surat tersebut intinya berisi mengenai pengalihan kredit dimana debitur baru akan melunasi angsuran yang masih tersisa dari debitur lama. Dimana kemudian hari hak kepemilikan jatuh pada debitur baru.
  3. Debitur lama hendaknya menyiapkan surat pemberitahuan over kredit yang diserahkan kepada bank. Dan juga penyerahan fotokopi akta jual beli over kredit rumah kepada bank.
  4. Kekurangannya over kredit melalui notaris yakni sertifikat rumah masih diatasnamakan debitur lama. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan pada debitur yang baru.

Baca Juga : Cara Over Kredit Rumah Melalui Bank & Notaris

Biaya dan proses Over Kredit Rumah

Biaya Over Kredit Rumah

Over kredit rumah yang dikenal masyarakat yakni ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau. Walaupun begitu, ternyata masih ada biaya-biaya lainnya yang harus dikeluarkan saat pengalihan kredit.

Apa saja? simak skema dan biaya over kredit rumah berikut.

Biaya Pelunasan Dipercepat Dalam Over Kredit Rumah

Perlu anda ketahui, bahwa mempercepat waktu cicilan justru akan mendapatkan penalti atau denda. Untuk masing-masing bank biasanya memberlakukan denda yang berbeda-beda. Misalnya denda sebesar 2% dari angsuran pokok kredit yang masih tersisa.

Biaya Administrasi

Biaya administrasi dibutuhkan ketika anda pertama kali mengurus permohonan pengalihan kredit rumah. Dimana biaya-biaya yang dikeluarkan untuk tujuan appraisal, biaya notaries, biaya legalisasi dokumen, dan biaya-biaya lainnya. Besaran biaya administrasi yang anda keluarkan pun perlu merogoh kocek yang cukup dalam.

Nah, ketika seluruh proses sudah dilaksanakan, nantinya Anda akan mendapatkan berupa dokumen seperti surat dan lainnya, misalnya seperti ulasan dibawah ini.

Baca : Surat Perjanjian Over Kredit Rumah

Kesimpulan

Itulah pembahasan mengenai skema dan biaya over kredit rumah. Mengambil over kredit rumah tidaklah sulit jika anda mematuhi segala syarat dan ketentuannya.

Sebelum mematangkan niat untuk membeli kredit rumah, anda juga perlu memperhitungkan kondisi finansial anda apakah kedepannya mampu untuk melunasi cicilan rumah.

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *