fbpx

Surat Perjanjian Over Kredit Rumah

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

Ketika anda berniat membeli rumah dengan cara over kredit, maka anda perlu menyiapkan segala persyaratan yang telah ditetapkan. Diantara persyaratan yang ada, hal terpenting dalam mengambil over kredit rumah dari pihak lain yakni membuat surat perjanjian over kredit rumah. Surat tersebut hendaknya dibuat dengan kehadiran para saksi.

Surat perjanjian tersebut berguna sebagai bukti tertulis jika anda dengan pemilik terdahulu terikat dengan akad pengalihan cicilan tempat tinggal.

Didalam surat tercantum data diri kedua belah pihak, keterangan perjanjian serta tanda tangan pihak-pihak yang bersangkutan. Yakni antara penjual rumah, pembeli rumah, dan juga saksi saksi. Berikut ini terdapat contoh pembuatan surat perjanjian over kredit rumah.

Contoh Surat Perjanjian Over Kredit Rumah

Surat perjanjian yang dibuat pengalihan kredit rumah, didalamnya tercatat identitas dari kedua pihak yang mengikat perjanjian alih kredit.

Dimana Pihak I selaku penjual rumah, dan Pihak II selaku pembeli rumah. Adapula nominal harga rumah yang telah disepakati. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah contoh dari surat perjanjian over kredit rumah.

Surat Perjanjian Over Kredit

Surat Perjanjian Over Kredit Rumah

Pada hari ini, Senin, tanggal 5 Juli 2021, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

Pihak Pertama :

Nama:Sukianto
Tempat, Tanggal Lahir :Jakarta, 12 Maret 1982
Pekerjaan:Wiraswasta
Alamat : Jalan Kenangan No. 99 Gg II, Jakarta Timur, DKI Jakarta

Pihak Kedua :

Nama:Deny Wirawan
Tempat, Tanggal Lahir : Bogor, 6 Januari 1976
Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil
Alamat : Jalan Merdeka No. 45 Gg. Melati, Jakarta Barat, DKI Jakarta

Dengan ini menyatakan kedua belah pihak telah sepakat untuk mengikat diri dalam Perjanjian Over Kredit Rumah, yang berlokasi di Komplek Perumahan Raya Indah Gg. Jalak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, dengan ketentuan dan syarat-syarat seperti tercantum dibawah ini :

  1. Pihak kedua membeli rumah milik pihak pertama, yang berlokasi tersebut diatas, dengan tipe rumah 36 seharga Rp200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah).
  2. Pihak kedua melakukan pembayaran secara bertahap

    • Pembayaran ke-1 sebagai tanda jadi (uang muka) pembelian rumah sebesar Rp70.000.000,- (Tujuh Puluh Juta Rupiah) yang diserahkan dari Pihak kedua kepada Pihak pertama pada tanggal 13 Juli 2021.

    • Sisa dari pembayaran yaitu sebesar Rp130.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Juta Rupiah) akan dilunasi Pihak kedua pada tanggal 28 Juli 2021, bersamaan dengan ditandatanganinya surat perjanjian ini.
  3. Apabila terjadi perselisihan dalam pelaksanaan dalam pelaksanaan perjanjian ini akan diselesaikan oleh kedua belah pihak dengan jalan musyawarah. Apabila ternyata bahwa penyelesaian perselisihan tersebut tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyerahkan penyelesaiannnya kepada Pengadilan Negeri Kota Jakarta.

Hal-hal lain yang belum diatur dalam surat perjanjian ini akan diatur kemudian oleh kedua belah pihak secara musyawarah. Aturan tambahan tersebut merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari surat perjanjian ini.

Pihak IPihak II
Sukianto Deny Wirawan
Saksi I Saksi II
Joseph SimanjuntakHandoko Suseno

Baca Juga : Contoh Surat Keterangan Penghasilan Untuk KPR

Kesimpulan

Itulah contoh dari surat perjanjian over kredit rumah yang dapat anda ketahui. Surat tersebut nantinya bisa dilampirkan ketika anda menyerahkan proses pengalihan kredit baik melalui bank maupun notaris.

Selain itu, jika terjadi perselisihan di kemudian hari, surat tersebut sangat berguna sebagai bukti fisik yang dilegalkan dengan tanda tangan masing-masing pihak.

Share on facebook
Facebook
Share on pinterest
Pinterest
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *